Usaha

Merebaknya kasus virus corona begitu mempengaruhi kehidupan banyak orang, dari segi kesehatan, pendidikan, termasuk juga ekonomi. Jumlah kasus Covid-19 yang terus bertambah membuat laju sejumlah bisnis pun melambat. Apalagi, masyarakat saat ini tengah mengurangi aktivitas di luar rumah seperti liburan atau belanja. Maka perlu jika mahasiswa mengambil perannya dan meminta kepada pemerintah untuk memberikan akses kesehatan gratis kepada semua orang yang hendak memeriksakan diri dan berobat karena terkonfirmasi virus corona.

Selanjutnya, untuk menjaring klien, kamu bisa memasang brosur lewat Internet atau memanfaatkan akun pribadi seperti Twitter atau Instagram. Usaha ini sangat menggiurkan untuk dicoba karena saat ini hampir semua orang memiliki kendaraan. Selain itu, bagi sebagian orang, mencuci motor bisa terasa berat sehingga mereka lebih memilih untuk pergi ke tempat cuci kendaraan.

Salah satu faktor utamanya adalah penyebaran virus corona yang telah bermutasi menjadi COVID-19. Strategi tersebut dilakukan oleh pemerintah untuk menekan social motion masyarakat dan mengurangi angka persebaran COVID-19. Hal ini menimbulkan multiplier impact terhadap setiap sektor yang salah satunya yaitu sektor bisnis dan juga pendapatan masyarakat. Hal ini disebabkan karena harus ditutupnya outlet-outlet akibat PSBB dan juga sepi nya pasar riil karena pembatasan yang dilakukan di ruang terbuka yang kemudian menyebabkan sepinya penjualan.

Bisnis mahasiswa saat corona

Artinya dampaknya ada, namun relatif terbatas dibandingkan dengan Singapura atau Thailand. Dari sektor perbankan, kita harus hati-hati dan terus memonitor dampaknya kepada kemungkinan peningkatan kredit macet. Risiko kredit macet juga bisa meningkat jika wabah virus ini berlanjut dan tak ada mitigasi yang baik.

Alhasil, orang-orang kemungkinan akan memikirkan ulang model-model pertemuan sosialnya. Komunitas-komunitas dengan kebutuhan yang sama atau umur tertentu juga diprediksi meningkat. “Beberapa regional mulai melihat kenaikan permintaan untuk hewan peliharaan. Gim/aplikasi online juga booming.” BoI menilai masih banyak peluang yang bisa dikembangkan, misalnya aplikasi kencan online melalui Zoom. Bila imunitas yang terbentuk seiring waktu bersifat permanen, virus akan hilang dalam lima tahun, atau lebih setelah puncak pandemi. Jika imunitas tidak permanen, maka virus ini akan mengalami sirkulasi reguler seperti influenza.