Usaha Kuliner Paling Kena Dampak Pandemi Covid

Usaha Kuliner Paling Kena Dampak Pandemi Covid

Selain itu kebersihan makanan pun bisa lebih terjamin karena Anda menawarkan katering harian yang terjaga kebersihannya. Mahasiswa anggota Kopma UIN Jakarta tersebut menambahkan, dalam memulai bisnis kita harus lebih sabar, karena dalam berbisnis tidak semuanya berjalan lancar. Kita perlu untuk mengatur strategi, agar usaha kita dapat dan harus lebih kreatif dan inovatif karena untuk menarik minat pembeli, sehingga jualan kita laku atau diminati oleh pembeli. “Kemampuan yang harus dimiliki paling utama yaitu, harus yakin dan percaya diri untuk berjualan atau memulai bisnis. Yakin kalau usaha yang mau dia rintis itu bisa sukses atau paling tidak menghasilkan keuntungan, walaupun belum banyak dan tetap harus percaya diri untuk mempromosikan jualannya,” ucap Ayu. “Kami juga tiap hari sekarang pelatihan kuliah daring supaya tidak membosankan dan supaya apa yang disampaikan bisa dipahami mahasiswa,” ucapnya.

Bisnis mahasiswa saat corona

Alhasil, karantina yang seharusnya tetap kental dengan suasana belajar layaknya di bangku kampus, pada akhirnya tak berarti apa-apa. “Solidaritas sosial yang amat penting dibangun di musim pandemi corona. Semoga sifat kepedulian ini menjadi karakter warga IAIN Palopo.” imbuh Muhaemin.

Untuk menjalankan bisnis ini, diperlukan keterampilan dalam mengolah kode Personal Home Page atau Active Server Pages secara manual dan dapat menggunakan Content Management System , seperti WordPress. Sejauh ini selalu ada saja mahasiswa yang membutuhkan bantuan orang lain yang lebih menguasai mata kuliah tertentu untuk menaikkan Indeks Prestasi . Tentu ini adalah peluang yang dapat dimanfaatkan untuk menciptakan bisnis bimbingan belajar. Bisnis ini dapat dilakukan sendiri atau bersama orang lain yang kompeten dalam bidang tersebut.

Saat ini sudah banyak paltform yang dapat menampung hasil karya tulisanmu. Maka kamu dapat membuka usaha UMKM dan bisnis on-line untuk mengembangkan potensi marketingmu. Apalagi ditengah kondisi Pandemi Covid 19 saat ini, hampir seluruh kegiatan baik akademik maupun non akademik menjadi terhambat. Karena hampir semua Perguruan Tinggi dan Sekolah Kedinasan menutup kegiatan belajar tatap muka di kampus.

Artikel ini berusaha untukmemberikan bagaimana menangani secara konsisten berbagai pertanyaan yang sering diajukan terkait dampak virus corona terhadap laporan keuangan dan praktik bisnis perusahaan. Seperti yang kita ketahui wabah virus Corona atau yang dikenal dengan Covid-19 saat ini sudah menyebar di berbagai negara di belahan dunia, begitupun juga terjadi di Indonesia. Organisasi kesehatan dunia juga sudah menetapkan wabah virus Corona ini sebagai pendemik global. Pemerintahpun menetapkan paraturan bahwa masyarakat harus melakukan aktivitas sehari-hari didalam rumah sampai batas waktu yang telah ditentukan untuk mengurangi angka penyebaran virus Corona.

Comments are closed.